Posts Tagged ‘the

16
Dec

Fiksi Preview: The Winner of FFI 2008

 
“saya mau minta maaf soal kemaren, saya ga tau apa yang ada di kepala saya” “maunya kamu tu apa sih?” “saya sayang kamu” cuplikan salah satu adegan dalam Fiksi, film pemenang FFI 2008. Kalau ngeliat trailernya sih film ini memang menarik: good scene, good take, good background music, good story, n good act. Ceritanya sih tentang seorang penulis and a kind of psycho girl. Ladya Cheryl is so gud here, real gud. But somehow kalah sama Fahrani in Radit & Jani.

Daftar Pemenang Piala Citra FFI 2008:

KATEGORI FILM CERITA BIOSKOP

FILM SECARA UTUH TERBAIK: Fiksi (PT. Surya Indrantara)
PENYUTRADARAAN TERBAIK: Mouly Surya (Fiksi)
SKENARIO CERITA ASLI: Joko Anwar/Mouly Surya (Fiksi)
SKENARIO CERITA ADAPTASI -
TATA SINEMATOGRAFI: Ical Tanjung (May)
TATA ARTISTIK: Budi Riyanto (Under the Tree)
PENYUNTINGAN: Yoga Krispatama (Claudia/Jasmine)
TATA SUARA: Satrio Budiono (May)
TATA MUSIK: Zeke Khaseli (Fiksi)
PEMERAN UTAMA PRIA: Vino G. Bastian (Radit & Jani)
PEMERAN UTAMA WANITA: Fahrani (Radit & Jani)
PEMERAN PENDUKUNG PRIA: Yoga Pratama (3 Doa 3 Cinta)
PEMERAN PENDUKUNG WANITA: Aryani Kriegenburg Willems (Under the Tree)

KATEGORI FILM PENDEK: Cheng Cheng Po (B.W Purbanegara)
Penghargaan Khusus Tematik: Nyawa-Nyawa Yang Mendamaikan(Robby Ertanto)
Penghargaan Khusus Animasi:  A Kite (K Deep Animation)
KATEGORI FILM DOKUMENTER: The Conductor (Andi Bachtiar Yusuf).
Penghargaan Khusus: Kepala Sekolahku Pemulung  (Jastis Arimba,Victor Benedict, Dolok Saribu)

06
Nov

Bijak Dalam Kebanyolan: Jomblo The Series

 ”Terkadang bentuk cinta yang paling dalam adalah membiarkan seseorang bahagia, meski bahagia itu tanpa kita.” Demikian cuplikan celetukan Agus, tokoh utama dalam serial televisi Jomblo. Jomblo The Series? Maaf, memang agak basi. Jadi pengen bikin komentar ni serial, coz gi nge-rerun alias puter ulang di komputer. Genre serial ini sebagaimana filmnya yang lumayan hits, komedi. Hal yang bikin menarik, tidak sekedar kebanyolan atau kelucuan yang hadir yang bikin kita jadi tertawa abis, juga setting cerita yang lebih dekat ke realita, penataan gambar efek semi kartun atau freeze transition, dan plus insert kata-kata bijak atau sok bijak. Jadi bisa bikin ketawa abis atas kebanyolan atau senyum-senyum plus mencerna secara ringan insert komentar-komentar bijak atau sok bijak tadi. Yah, lumayan buat refresh abis ujian. :-)
27
Oct

The Time Disorientation: What Daylight Saving Time is

Bingung, itu yang terjadi waktu mendarat di bandara Manchester. Saat membandingkan jam di hape dengan jam digital bandara. Kok beda 6 jam ya? mestinya kan 7 jam, WIB di GMT+07.00, UK di GMT+00.00. Pas nyetel ulang waktu di hape, rubah pilihan jadi London/Greenwich GMT+00.00, ada checklist daylight saving time. Ga tau apa maksudnya, ya dicontreng saja. Ajaib, waktu yang keluar sama dengan yang di bandara. Mungkin memang ada maju mundur yang disesuaikan otomatis, kalau lihat asal katanya mungkin nyesuain sama waktu siangnya tempat atau hal lain yang terkait.

Dan kemarin, tanggal 25 sore, dapet email dari teman, “jangan lupa besok jamnya dilambatkan, summer time da berakhir.” Summer time? apa lagi tu. Apa terkait sama daylight saving time. Selancar ke google atau wikipedia tepatnya, dapatlah penjelasan bahwa summer time (istilah UK) = daylight saving time. Tujuannya untuk menyesuaikan dengan awal terangnya pagi atau mulai gelapnya petang hari. Tidak semua negara menerapkan summer time, dan penerapannya pun bisa berbeda. Untuk UK, summer time dimulai hari minggu terakhir di bulan Maret, dan semua jam dicepetin +01.00. Dan berakhir hari minggu terakhir di bulan Oktober, dan semua jam kembali ke normal, alias dilambatin -01.00. Jadi pas summer time, beda waktu dengan WIB 6 jam, pas normal sesuai GMT jadi 7 jam.

Untuk peralatan digital yang ada setting summer time, semacam komputer atau hape, otomatis menyesuaikan dengan sendirinya. Tapi jam dinding, kudu diputer manual. Biar ga bingung setel aja TV, karena siaran di UK digital, kita bisa lihat jam terkini di layar.

Soal disorientasi waktu, mungkin karena deket ke akhir masa summer time, terasa aneh ketika bangun pagi jam 6-7 masi gelap, dan jam 6-7 petang masi agak terang. Sekarang sih dah OK, pas terangnya pas gelapnya.

24
Oct

Jendela: Clean Our Glasses, As It Will Effect The Way We See

Lain dari biasanya, kali ini saya tidak membuat posting buatan sendiri. Ini merupakan posting cuplikan dari sumber lain, sesuai jenisnya, saya resmikan kategori baru “anysources”. Anysources perdana ini merupakan nasehat atau petuah buat siapapun. Buat saya menarik dan menggelitik, tentang bagaimana kita memandang sesuatu. Judul di belakang “:” in English saya tambahkan buat penekanan tema. Seharusnya saya menyebut sumber, tapi karena berasal dari forward-an email dan tidak tertulis penulis aslinya, saya tidak bisa menyebutkan sang nara sumber. Mohon maaf buat yang punya postingan asli ini, mohon izin, :) .

“JENDELA”

Pasangan keluarga muda baru saja pindah ke rumah barunya. Pagi berikutnya,saat mereka sarapan, wanita muda pasangan itu melihat tetangganya sedang menjemur cuciannya di rumah sebelah.

“Cuciannya masih belum bersih,” katanya. “Ibu itu kelihatannya tidak bisa mencuci dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih baik.”

Mendengar komentar itu suaminya hanya diam saja.

Setiap pagi pada saat tetangganya menjemur cuciannya, wanita muda itu selalu memberikan komentar yang sama.

Satu bulan kemudian, wanita muda itu terkejut karena melihat semua cucian tetangganya dalam keadaan bersih tergantung di tali jemuran, kemudian berkata pada suaminya, “Lihat! Ibu itu akhirnya belajar bagaimana mencuci dengan baik. Siapa ya yang telah mengajarinya?”

Suaminya berkata, “Hari ini saya bangun pagi-pagi dan membersihkan semua kaca jendela rumah kita.”

19
Sep

The Flazz Card, Good Solution For Smart Retail Payment

Sore ini pas lagi jalan-jalan di Margo, kebetulan pas mau narik uang di ATM center, ngelewatin booth ATM BCA. Beda dari biasanya, ada counter lengkap sama SPG nya, gi promo Flazz BCA. Sebenarnya mampirnya ke ATM BNI, tapi karena lihat tu promo, jadi tertarik untuk lihat.

 

Pandangan pertama sebelum tau informasi, kirain buat punya tu Flazz kudu punya rekening dan merupakan bentuk lain kartu ATM yang khusus dipakai untuk belanja. Yang kedua sih iya. Sempet bingung juga gimana cara kerjanya tu kartu. Yah, malu bertanya sesat di jalan. Setelah nanya ma mba-mba itu baru deh jelas. Tapi dia promo hadiah duluan sebelum jelasin apa dan bagaimana flazz itu. Ini Pak (kok Pak ya, ha), bisa dipakai buat belanja. Starter packnya cuma Rp 25.000, lebih murah dari di kantor BCA yang Rp 50.000. Kalo ambil satu, dapet mouse pad. Mending dua aja, dapet mug. Isinya berarti Rp 25.000 ya mba? O, ngga Pak, masih Rp 0. Nanti di top up dulu (istilah untuk isi duit), minimal Rp 100.000. O, gitu. Terus cara pakenya gimana mba? Ga dikeluarin dari dompet juga bisa kok Pak, deketin aja ke alatnya. Na keluar kan saldonya berapa. Ini masih Rp 0, soalnya belum di top up. Lha kalo buat belanja gimana tu mba? Gampang pak, nanti jumlah belanja di entry di mesin, bisa dari Rp 1 atau berapa pun, ga mesti genap jumlahnya. Nanti pas di minta deketin kartu ke alat, tinggal deketin aja, tahan sebentar. Nanti akan tertampil jumlah belanja dan sisa saldo. O, gitu ya mba. Ada nomor cantik ga mba? Bentar mas dicariin (eh jadi mas). Ini belakangnya tripel enam gimana? Ok deh. Boleh minta kartu paspornya mas? Lho buat apa? Ini buat transaksi pembeliannya. O, gitu ok deh. Rp 25.000 ya mas, pinnya? Ok. Top upnya boleh Rp 50.000 mba? Wah, mesti Rp 100.000 minimal. Ok deh, gpp. O ya, nanti kalau mau isi lagi gmn? Bisa pake mesin merchant atau ATM non tunai mas. Bisa lewat internet banking? O ga bisa mas. Ni hadiahnya, ga boleh mug? Harus dua mas baru boleh dapet mug? Boleh donk mba? Dua mas. Iya deh dua. Ni yang satu buat ade saya, yang tripel empat. Di top up Rp 200.000 deh. Ade saya senyum-senyum di kasih tu kartu, he.

 

Na jadi gini ni kesimpulannya. Selayaknya pengganti uang tunai. Ni kartu kaga terkait ama rekening dan tidak harus punya rekening. Cuma buat top up mesti pake kartu paspor, alias minta diisiin ma yang punya rekening. Bedanya ma kartu ATM, kalo kartu ATM melekat ke orang tertentu, alias atas nama, dan terprotek oleh pin, serta bisa diblokir. Ni flazz, bisa dipakai siapa aja, bisa pindah tangan, jadi atas unjuk. Tanpa pin dan tidak bisa blokir. Jadi kayak uang tunai, kalau ilang ya ilang aja. So, ngisi top up sesuai keperluan aja, maksimal Rp 1 juta sih ketentuannya. Metode refill aga repot. Ya kalo masi satu kepemilikan si gampang, pake kartu paspor bisa isi flazznya sendiri, itu pun mesti ke mesin non tunai. Na kalo flazz dipegang orang lain semisal ade saya yang ga punya rekening, saya ga bisa ngisi jarak jauh. Mesti saya bawa tu flazz buat saya isiin. Kalo liat teknologi kartu, informasi sepertinya tersimpan di chip, jadi ngga terkait ma penyimpanan data di jaringan, kecuali nomor kartu kali ya. Kenapa begitu? Karena ngisinya hanya bisa di mesin merchant dan di atm non tunai di mana tu flazz kudu di insert ke mesin saat top up. Ni titik kelemahan sih sebenarnya. Kalo ada yang iseng bisa crack isi kartu, jebol donk BCA. Tapi mestinya ada teknologi pengaman, beberapa yang bisa saya duga, tapi tidak akan saya tulis di sini. Yang jelas ni kartu praktis banget buat alat pembayaran, tinggal dideketin bentar udah OK transaksinya. Jauh lebih hemat waktu ketimbang kartu ATM yang mesti input pin atau kartu kredit yang kudu tanda tangan, belum lagi di tambah waktu koneksi buat query saldo ke jaringan. Buat bayar tol, pom bensin pas banget deh, apalagi buat bayar lainnya, utamanya retail gitu deh, transaksi pembayaran nominal kecil. Yang perlu jadi perhatian, ni kan ga cuma monopoli BCA, nanti kl bank lain bikin, repotnya kl merchant mesti jejerin banyak mesin. Mesti ada solusi kompatibilitas. Cuma agak sulit ya, terkait ekslusivitas pengamanan masing-masing penerbit. Ayo, berflazz ria. (ini bukan iklan promosi BCA dan penulis hanyalah nasabah yang menggunakan fasilitas, he).

 

Btw, pas nanya tu mba. Bisa dipakai di luar mba? Di luar gimana mas? Di luar negeri. Waduh ngga bisa mas, ini juga baru di DKI dan beberapa kota tertentu. Yah ga bisa di bawa donk. Trus ni kartu yang atu buat siapa ya? Saldo masih Rp 60.000an, lumayan kan. Yah baru di tes buat jajan di es teler 77 n J’Co. Ada yang mau,  nomor cantik lho, ha.




Mirror Blog

 

November 2009
M T W T F S S
« Aug    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  


My BlogCatalog BlogRank

eMShi Blog at Blogged

Site Meter

Add to Technorati Favorites

Delicious Bookmark this on Delicious

Bookmark, Share and Post to Profile
on your facebook, myspace, etc

AddThis Feed Button
on your RSS feed readers

http://emshi.blog.friendster.com