“Hanya Titik (.) Tidak Lagi Koma (,)”
Waktu berjalan
cita, cinta berawal di pertemuan
menumpuk dalam hati memuncak pada keyakinan
belahan jiwa
satu tujuan, tidak yang lain
Dalam koma
jatuh, terluka selalu bisa tuk bangkit
tawa, canda selalu tumbuhkan keceriaan
Kini tiba saat sesuatu tidak lagi koma
butuh sebuah titik
titik yang bisa menjadi suatu permulaan,
titik yang bisa menjadi suatu perhentian
titik yang tentukan pertautan atau perpisahan,
selamanya
Tiada maksud melawan takdir
hanya jiwa ini ingin damai
dua pilihan,
hidup atau biarkan mati sama sekali
© mc / lancs, 17 jan 09 unreleased_verydraft
more on emshi.8m.com




Recent Comments