Archive for December, 2008

29
Dec

Sajak Hijri

“Sajak Hijri”

As the moon greets the earth
one circle to another
now it’s time to smile for new beginning

Have a nice 1430 hijri new year
may our days full of barokah 

^.^

© mc / lancs, 01-01-30h / 29 des 08
more on
emshi.8m.com 

27
Dec

A Good Hero Can Not Possibly Be A Bad Vampire!

Ho.. ho.. akhirnya kesampaian juga nonton ni film. Twilight (2008) yang diangkat dari novel superlaris karya Stephenie Meyer (2005), menarik perhatian yang lumayan besar, minimal bagi fans berat novelnya. Sudah tidak asing lagi, sebuah film yang diangkat dari cerita yang menarik pasti laku keras. Cuma tantangannya ada pada penggarapan film itu sendiri, apakah bisa melampaui ekspektasi pembaca novel aslinya. Imajinasi bacaan kadang lebih kuat, dan bisa membuat film menjadi hambar kalau tidak digarap secara apik. Cerita novel aslinya sendiri sudah berkembang menjadi semacam Twilight Series atau dikenal sebagai Twilight Saga berlanjut dengan New Moon (2006), Eclipse (2007), dan terakhir Breaking Down (2008). Film lanjutannya pun New Moon (2009) saat ini sedang digarap. Bakal ada Harry Potter n Lord of the Ring jilid dua nih, berseri dan berlanjut.

Sebelumnya pengen bahas bioskopnya dulu nih. Nah, jadi saya nonton ni film di Bioskop Odeon di Trafford Center, Mall di Manchester, yang diklaim tergede se-UK. Tapi kayaknya sekarang dah kalah ma Westfield di London. O ya, kalo dibandingin sama Senayan City, Trafford Center mah jadi ga spesial. Tapi kalo yang Westfield boleh deh. Nah, balik ke Odeon lagi. Ni bioskop lumayan okeh dan royal di jumlah pemutaran film. Bayangin aja, dengan 20 layar yang tersedia, dia bisa muter film sebanyak apa? Cuma ya ga sebanyak 20 juga jenis film yang diputer, sekedar lebih bisa variasiin waktu pemutaran film dengan jeda yang lebih cepat. Sistem pemesanan tiket, bisa online, bisa lewat mesin, atau lewat counter. Di papan layar sih ga tertera tu film maen di layar mana, cuma ada info jam dan klasifikasi film (dewasa, remaja, bimbingan orang tua, semua umur). O ya, di UK juga ada LSF, tapi kerjaannya bukan nyensor film, hanya sekedar mengklasifikasikan. Pas beli, nanti di tiketnya baru tercetak di layar mana kita mesti menuju. Karena saya di layar 9, celingak-celinguk deh cari di mana tu layar 9. Agak aneh juga karena di depan pintu masuk tiap-tiap layar ga ada yang jaga. Terakhir sih baru ngeh pas keluar kalo ternyata tiketnya sebenarnya diperiksa di pintu masuk lorong cuma karena maen lewat aja n kebetulan kaga ditanya. Ya mungkin dia liat kalo saya lagi megang tu tiket. Na soal tempat duduk, di situ ga tertera apa pun. Jadi suka-suka mo duduk di mana. Yang jelas yang dateng duluan yang menang. Pas masuk sih masih kurang sepuluh menit dari jadwal, cuma tu ruangan remang-remang gitu. Biasa kalo di Indonesia kan lampunya terangan. Yah ga comfort aja, apalagi ga ada guide. Terusnya lagi iklannya minta ampun banyaknya, jadi pas jadwal mulai film bukan langsung diputer, tapi iklan dulu hampir 15 menit, ampe bosen. Parahnya lagi ga ada teks indonesia di bawah. Ya, jangan diharap, soalnya ni bioskop di negara yang punya bahasa. Sempet miss beberapa percakapan sih, ampe ni otak seolah mo ngehang mencerna what the story is talking, he.

Back to the movie. Saya sih belum pernah baca tu novel Twilight. Jadi pas liat trailernya pun ga tau kalo ni film kayak gimana. Kesannya sih film superhero gitu, malah sempet ngira another version of Smallville, the young Superman. Gimana ngga, bisa nyetop mobil yang mo nabrak, bisa lari super cepet, n bisa terbang lompat pohon ke pohon sesukanya. Plus ada tokoh cewek yang jadi kekasihnya. Kesan kedua pas ngeliat video clip soundtrack-nya berjudul Decode yang dinyanyiin sama Paramore. Karena aga ngefans ma ni Band, meski aga aneh di awal pas denger. Diperhatiin liriknya, kok oke nih. Jadi deh mulai tertarik ma cerita filmnya. Dan belakangan dikasih tahu sama ‘temen’ kalo ni film di angkat dari novel. Baru deh mulai nyambung, bergoogle dan mulai dapat gambaran lebih baik mengenai gimana ni film. Keputusannya, tonton aja. Meski mungkin di samping kiri kanan, akan lebih banyak remaja ketimbang orang dewasa. Pertama karena novel ini aslinya memang novel klasifikasi remaja dan filmnya pun klasifikasi remaja. Soal bumbu film yang berbau sex vulgar, di film ini clean, can be considered no at all. 

Film ini, sebagaimana novelnya, berpusat pada dua tokoh sentral, Bella Swan yang diperankan oleh Kristen Stewart dan Edward Cullen yang diperankan oleh Robert Pattinson. Pembuat film ini sepertinya jeli dalam memilih pemain, terutama aktornya jadi puja-pujaannya cewek-cewek sedunia. Tokoh yang hampir sempurna, meski bersosok vampire, tapi sejatinya baik dan superhero. Orang juga mesti akan bilang kalo ni tokoh bukan vampire, tapi superhero. Sementara ceweknya jadi sosok yang begitu spesial dan terlindungi oleh si superhero tersebut. Awal perkenalan kedua tokoh itu boleh dibilang aneh dan sedikit berkonflik, meski sama-sama sadar kalo di masing-masing ada saling ketertarikan. Di tambah lagi dengan isu di lingkungan mereka yang cenderung negatif tentang si cowok. Akhirnya, si cewek pun tahu kalo ni cowok ternyata vampire. “What if I’m not a hero. What if I am a bad guy?” “I know who you are” “Are you Afraid?” “I’m not afraid. I’m just afraid of losing you” Pertentangan inilah yang bikin menarik. Si cowok mengakui kalo dia tu bisa jadi jahat ke ni cewek. Selama ini dia bisa nahan untuk ga minum darah manusia dengan nyalurin ke darah binatang. Tapi pas ketemu ni cewek rasa haus itu malah muncul. Tapi ni cewek percaya ma tu cowok, yah karena sosok superheronya yang lebih dominan. Ditambah lagi nuansa romantisme di antara keduanya. Selain itu a good hero can not possibly be a bad vampire. Cerita kemudian di bumbui konflik dengan genre vampire lain yang membuat masalah dengan mengambil korban manusia. Dan kemudian bertemulah dengan genre vampire baik-baik versi ni cowok, yang jadi melibatkan si cewek juga. Terjadilah pertarungan antara keduanya. Lumayan seru juga setting pertarungannya. Ending yang lumayan dinanti sih soal apakah ni cowok bakal ngegigit ni cewek, so akhirnya menjadi vampire juga. Akhirnya sih ngga sampe kejadian. Yah, mungkin ini bagian dari strategi pengarang cerita supaya sekuelnya tetap menarik.

Secara keseluruhan film ini bagus, entertaining. Cerita yang pasti menarik. Pemilihan pemeran yang pas. Pengambilan gambar yang lumayan artistik, bisa mengeksplorasi keindahan alam. Tata suara juga lumayan, cuma soundtracknya hampir ga kedengaran insert di film. Pengennya sih denger tu Decode-nya Paramore, but still no problem. Adegan ala superhero dan pertarungan juga lumayan apik. Dan terakhir gimana tu cewek terjebak pertarungan, ampe harus terluka dan lumayan injured, juga bikin surprise. Awal-awal pemutaran film aga belum tune, mungkin karena masih tahapan pengenalan tokoh. Tapi setelahnya cerita bisa mengalir dengan apik n hampir ga ngebosenin. Mo dirating berapa ya, 4 dari 5 boleh lah.

26
Dec

Love S’il Vous Plait!

S’il vous plait adalah ungkapan yang lazim di gunakan ketika meminta atau mempersilahkan dalam bahasa Perancis, atau dalam bahasa Inggris dapat dipadankan dengan please. Nyambung dengan kata love, sekedar ingin menggambarkan bahwa cinta itu something that is more to give than to ask, and ajaibnya we will have the same in return even without ask. To please, and be pleased. Ini sih kira-kira apa yang tergambar dari film cinta remaja Lost in Love (2008) yang digarap oleh Rachmania Arunita, sutradara sekaligus penulis cerita. Tokoh utamanya Tita dan Adit, masing-masing diperankan oleh Pevita E.P. dan Richard Kevin, mengingatkan kita pada nama tokoh yang sama pada film Eiffel I’m in Love (2003). Ngga heran, karena ceritanya sama-sama ditulis oleh Rachmania. Dan bukan suatu kebetulan pula, kalau cerita di Lost in Love ini merupakan sekuel dari Eiffel I’m in Love.

Ceritanya seputar konflik cinta antara Tita dan Adit, yang sebenarnya lebih karena perbedaan sikap dan cara pandang. Sesuatu yang sebenarnya tidak bermaksud negatif, namun menjadi salah karena missunderstanding. Karakter Tita dan Adit masih sama dengan film sebelumnya, Tita dengan sifat kekanak-kanakan dan romantisnya, dan Adit dengan sifat serius dan kekakuaannya. Meskipun ide cerita terkesan dangkal, yakni tentang pengembaraan hilangnya Tita di kota Paris, tapi penggarapan script dan variasi cerita yang apik membuat film ini menjadi menghibur. Terlebih lagi dengan akting Tita dengan ekspresinya yang lucu atau dialog beda bahasa yang ga nyambung. Feel tentang cinta remaja itu sendiri tergarap dengan baik, mungkin karena empunya cerita juga belum jauh dari masa remajanya. Bagaimana cinta itu pada dasarnya ingin menyatu, meski kadang terekspresikan dalam sikap yang bikin menjauh. Namun sekali pengertian itu bisa didapat, meski mungkin harus lewat perantara, akhirnya semua jadi bisa menyenangkan, s’il vous plait. Cerita yang ringan dan menghibur, plus emosi cerita yang bisa sampai ke penonton. Hampir tidak ada inkontinuitas di film ini, hanya kerasa agak kurang beritme di awal cerita.

Ini film tergolong bagus setidaknya dari penggarapan cerita dan pengambilan gambar. Ikon kota Paris yang identik dengan suasana romantis, meskipun subyektif, bisa memberikan nuansa Love. Eksplorasi eksotisme kota Paris kalau mau sebenarnya masih bisa dioptimalkan. Latar musik dengan soundtrack dari Tangga juga termasuk bagus, cuma kerasa kurang terpadu atau perlu diperkaya lagi sehingga bisa lebih tune in ke scene. O ya, di FFI 2008 film ini mendapat dua nominasi yaitu pemeran utama wanita terbaik dan sutradara terbaik. Boleh deh ni film di kasih rating 4 dari 5.

23
Dec

Kekonyolan Ala Salah Sambung GenFM

 

Buat pendengar setia GenFM, tentu ga asing sama yang namanya “Salah Sambung”. Mata acara ini akrab di telinga pendengarnya karena sering menjadi insert yang lumayan ditunggu karena bisa bikin yang denger senyum-senyum sampe ketawa. Ide dasarnya sih gimana ngerjain orang lewat telepon dengan berpura-pura menjadi orang lain sesuai pesenan teman dari orang yang dikerjain. Lumayan kocak dan asli, karena kita bisa dengar beragam reaksi orang-orang yang dikerjain dari yang sabar sampe  yang ga bisa nahan emosi. Tapi dari celetukan spontan yang dikerjain itulah yang bisa bikin geerrr.  

Ni radio tergolong baru satu atau dua tahun-an. Kalau saya sih pertama denger pas lagi di busway Kampung Melayu - Kampung Rambutan. Awal-awal mengudara memikat pemirsanya dengan musik gres nonstopnya, hingga kini akhirnya hadir dengan variasi acara plus spot iklan. Dan salah sambung boleh dibilang jadi ikon buat ni radio, selain musik gress-nya. Di Jakarta Raya bisa ditune di 98.70 FM, sedang buat yang di internet bisa itune di http://streaming.rileks.com:8010/listen.pls.

22
Dec

Dia (Masih) Bungaku

“Dia (Masih) Bungaku”

Roda waktu
kembali pada satu putaran

Hati boleh berpura
hati boleh mengelak
tapi hati tak bisa ingkari
dia tetaplah bunga (ku)
bunga yang bisa memberiku senyuman
bunga yang bisa memberiku sejuta kedamaian di hati

© mc / lancs, 22 des 08 2:de-I
more on
emshi.8m.com

16
Dec

Fiksi Preview: The Winner of FFI 2008

 
“saya mau minta maaf soal kemaren, saya ga tau apa yang ada di kepala saya” “maunya kamu tu apa sih?” “saya sayang kamu” cuplikan salah satu adegan dalam Fiksi, film pemenang FFI 2008. Kalau ngeliat trailernya sih film ini memang menarik: good scene, good take, good background music, good story, n good act. Ceritanya sih tentang seorang penulis and a kind of psycho girl. Ladya Cheryl is so gud here, real gud. But somehow kalah sama Fahrani in Radit & Jani.

Daftar Pemenang Piala Citra FFI 2008:

KATEGORI FILM CERITA BIOSKOP

FILM SECARA UTUH TERBAIK: Fiksi (PT. Surya Indrantara)
PENYUTRADARAAN TERBAIK: Mouly Surya (Fiksi)
SKENARIO CERITA ASLI: Joko Anwar/Mouly Surya (Fiksi)
SKENARIO CERITA ADAPTASI -
TATA SINEMATOGRAFI: Ical Tanjung (May)
TATA ARTISTIK: Budi Riyanto (Under the Tree)
PENYUNTINGAN: Yoga Krispatama (Claudia/Jasmine)
TATA SUARA: Satrio Budiono (May)
TATA MUSIK: Zeke Khaseli (Fiksi)
PEMERAN UTAMA PRIA: Vino G. Bastian (Radit & Jani)
PEMERAN UTAMA WANITA: Fahrani (Radit & Jani)
PEMERAN PENDUKUNG PRIA: Yoga Pratama (3 Doa 3 Cinta)
PEMERAN PENDUKUNG WANITA: Aryani Kriegenburg Willems (Under the Tree)

KATEGORI FILM PENDEK: Cheng Cheng Po (B.W Purbanegara)
Penghargaan Khusus Tematik: Nyawa-Nyawa Yang Mendamaikan(Robby Ertanto)
Penghargaan Khusus Animasi:  A Kite (K Deep Animation)
KATEGORI FILM DOKUMENTER: The Conductor (Andi Bachtiar Yusuf).
Penghargaan Khusus: Kepala Sekolahku Pemulung  (Jastis Arimba,Victor Benedict, Dolok Saribu)

14
Dec

Bah, Gaya Kau Selangit

“Bah, Gaya Kau Selangit”

Si serapah bilang, “Kamu sampah”
terima kasih, saya sampah
si angkuh bilang, “Kamu salah”
terima kasih, saya salah
si pembual bilang, “Aku benar”
terima kasih, kau benar

Gaya kau selangit,
tinggal saja di negeri langit,
dan katakan apa pun yang kau suka,
lalu dengar dan dengarkan saja ocehan kau sendiri

© mc / lancs, 14 des 08
more on
emshi.8m.com

14
Dec

New imeem Music Experience

Friendster, facebook, multiply bukanlah kata asing bagi komunitas internet. Masing-masing dengan ciri khasnya masing-masing, dengan menu yang serupa tapi tak sama, tapi sama-sama satu kategori situs jaringan sosial. Banyak lagi selain tiga yang disebut tadi dan boleh dibilang tidak terlalu berbeda atau bersegmen khusus. Nah, ini ada satu yang boleh dibilang beda atau bikin segmen tersendiri. Bermodekan situs jaringan sosial, tapi mengkhususkan diri pada musik. Imeem, yang dapat diakses di www.imeem.com sebagaimana layaknya portal jaringan sosial lainnya memungkinkan penggunanya membuat profil, menambah teman, bergabung di grup, atau menjadi fans. Hal plusnya adalah bisa membuat playlist musik atau video klip. 

Pertama main ke situs ini, tidak terlalu memperhatikan apa sebenarnya situs ini, karena beranggapan hanyalah situs biasa yang menampung koleksi MP3 dan video klip. Tapi pas terakhir berkunjung dan diminta login saat akan memainkan Terserah-nya Glenn Fredly, jadilah membuat akun di imeem. Dari sinilah bisa tahu kalo di imeem bisa membuat personifikasi profile termasuk themes yang menarik, boleh dibilang punya pilihan yang menarik dan lebih akrab pengguna. Memilih musik dan membuat playlist dari musik yang disuka juga hal yang mudah. Bila ada yang terbiasa dengan winamp, ini boleh dibilang winamp versi internet. Bedanya, koleksi musik yang bisa di-playlistkan tak terbatas, karena ada di gudangnya imeem yang berasal dari upload pengguna atau resmi dari imeem sendiri. Jadi sewaktu-waktu mau memutar kembali, tinggal login dan klik play, dan lagu diputar sesuai playlist. Teman yang berkunjung pun bisa memainkan playlist yang kita punya. Tidak sekedar musik tapi juga video klip. Fitur lain yang boleh dibilang pro adalah konten orisinal dari imeem itu sendiri. Dengan tag musik legal yang coba disandangnya, situs ini menyajikan musik-musik fresh termasuk video klip dari perusahaan rekaman aslinya. Kita pun boleh jadi akan menemukan peluncuran perdana album atau pengenalan single baru dari artis tertentu via imeem. Di sini kita bisa mendengar seluruh lagu dari album terbaru artis yang dipajang, seperti yang lagi gress, Britney Spears dengan album Circusnya. Setelah womanizer, video klip terbarunya Circus juga sudah tampil di situs ini. Karena area garapannya baru Amerika, model konten resmi ini nampaknya belum menjamah musik negara lain. Ada menu untuk membeli ringtone dan juga download lagu ke itunes, yang berbayar.

Pada halaman home (klik logo imeem di sudut kiri atas), bukan my home, kita bisa menemukan featured playlist, yang berisi lagu gress yang lagi dipromokan. Cuma di sini, pada album atau lagu tertentu hanya berupa preview berdurasi 30 detik. Untuk mendapatkan preview versi penuh coba gunakan menu pencarian. Di halaman home ini, berita tentang album atau video klip baru terpampang. Termasuk juga rangkuman Hot Ten Videos, yang berisi 10 video klip terpopuler setiap minggunya.

New imeem music experience, music lovers only!

03
Dec

TV One Goes Streaming & New Face of Republika Online

Ada yang lumayan refresh pas hari ini berselancar ke websitenya Republika Online. Maksud awalnya sih mau cari info soal tebar hewan kurban. Cuman waktu ngegulung layar nemu hal yang beda, pertama ada semacam box TV bertajuk Republika TV di bagian atas kanan halaman, dan box TV bertajuk TV One Streaming di bagian tengah kanan halaman. Kalo yang pertama sih ga terlalu surprise, karena sebelumnya sudah ada walau dengan tampilan frame yang berbeda. Munculnya box TV One ini agak spesial, bukan apa-apa, selama ini susah atau boleh dibilang ga ada TV Indonesia yang tayang online streaming live secara resmi.

Nonton TV Online mungkin ga perlu buat yang di Indonesia, tapi kalau yang di luar negeri, perlu banget. Yang pernah ada sih tayangan streamingnya RCTI dan TransTV, itu pun tidak resmi, alias ada pihak ketiga yang memediasi, entah dengan kerja sama atau tidak dengan pengelola televisinya. Dari dua stasiun itu, RCTI ga pernah berhasil tayang, sedang TransTV bisa tayang, cuma belakangan makin patah-patah. Yang agak lumayan meski ga streaming live broadcast, siaran beritanya SCTV via liputan6.com. Kualitas video OK, cuma menyebalkan saat pertama membuka karena setting volume defaultnya maksimum, jadi agak ga enak ama tetangga kamar kalau suaranya langsung menggelegar.

Nah TV One Streaming ini boleh dibilang official by TV One. Karena selain ada di situsnya Republika Online (www.republika.co.id), juga tersedia di situs aslinya TV One (www.tvone.co.id). Pas dicoba, yang di situs Republika, meski agak sedikit lama pas loading awalnya, namun kualitasnya boleh dibilang sedeng, alias tidak terlalu patah-patah. Kalau dibandingin sama siaran streamingnya BBC News sih memang kalah jauh. Walau demikian tetap masih dalam kategori ‘bisa’ dilihat. Sayangnya pas coba di situs aslinya TV One malah ga bisa jalan. 

Sekalian ngereview tampilannya Republika Online. Sepertinya pengelola Republika baru aja mempermak tampilan dan isi. Jadi lebih enak dilihat dan kaya informasi. Apalagi dengan box live TV One-nya. Boleh lah untuk mulai bersaing dengan Kompas Online, walau perlu upaya lebih kuat baik dari sisi redaksional dan pemasaran.

Ada nggak ya TV yang bakal nyusul langkahnya TV One? Really wish they do.




Mirror Blog

 

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  


My BlogCatalog BlogRank

eMShi Blog at Blogged

Site Meter

Add to Technorati Favorites

Delicious Bookmark this on Delicious

Bookmark, Share and Post to Profile
on your facebook, myspace, etc

AddThis Feed Button
on your RSS feed readers

http://emshi.blog.friendster.com