Archive for October, 2008

27
Oct

The Time Disorientation: What Daylight Saving Time is

Bingung, itu yang terjadi waktu mendarat di bandara Manchester. Saat membandingkan jam di hape dengan jam digital bandara. Kok beda 6 jam ya? mestinya kan 7 jam, WIB di GMT+07.00, UK di GMT+00.00. Pas nyetel ulang waktu di hape, rubah pilihan jadi London/Greenwich GMT+00.00, ada checklist daylight saving time. Ga tau apa maksudnya, ya dicontreng saja. Ajaib, waktu yang keluar sama dengan yang di bandara. Mungkin memang ada maju mundur yang disesuaikan otomatis, kalau lihat asal katanya mungkin nyesuain sama waktu siangnya tempat atau hal lain yang terkait.

Dan kemarin, tanggal 25 sore, dapet email dari teman, “jangan lupa besok jamnya dilambatkan, summer time da berakhir.” Summer time? apa lagi tu. Apa terkait sama daylight saving time. Selancar ke google atau wikipedia tepatnya, dapatlah penjelasan bahwa summer time (istilah UK) = daylight saving time. Tujuannya untuk menyesuaikan dengan awal terangnya pagi atau mulai gelapnya petang hari. Tidak semua negara menerapkan summer time, dan penerapannya pun bisa berbeda. Untuk UK, summer time dimulai hari minggu terakhir di bulan Maret, dan semua jam dicepetin +01.00. Dan berakhir hari minggu terakhir di bulan Oktober, dan semua jam kembali ke normal, alias dilambatin -01.00. Jadi pas summer time, beda waktu dengan WIB 6 jam, pas normal sesuai GMT jadi 7 jam.

Untuk peralatan digital yang ada setting summer time, semacam komputer atau hape, otomatis menyesuaikan dengan sendirinya. Tapi jam dinding, kudu diputer manual. Biar ga bingung setel aja TV, karena siaran di UK digital, kita bisa lihat jam terkini di layar.

Soal disorientasi waktu, mungkin karena deket ke akhir masa summer time, terasa aneh ketika bangun pagi jam 6-7 masi gelap, dan jam 6-7 petang masi agak terang. Sekarang sih dah OK, pas terangnya pas gelapnya.

25
Oct

FC Helped A Lot

Today is really quite a stress day. After long time, got into such a course examination. Although, it was only pre test, means that the score won’t be calculated to the final score. Still, it was challenging. Just imagine, if you got low score in preliminary, how can you get good score in more advance materials further. Felt like the head lose concentration and go down. O, it may because not having breakfast and less sleep. Since it’s a finance examination, most of the questions dealt with numbers. The formulas to be remembered not so complicated actually, but the way we count could be exhaustive. Thankfully, there is FC, stands for Financial Calculator, and it may be used in the examination. Without getting to recall what the formula was, we just needed to make a logic of the question, and input it in the FC, and the result showed up. And since the question was multiple choice, we could almost sure that our calculation was right. So, how much would you pay for an investment with constant return of $200 per year for five years, with the first payment begin two years from this date, given the rate 5% for the first five year and 6% for the remaining year? Have your FC count it, and a scrap paper! :-) .

24
Oct

Jendela: Clean Our Glasses, As It Will Effect The Way We See

Lain dari biasanya, kali ini saya tidak membuat posting buatan sendiri. Ini merupakan posting cuplikan dari sumber lain, sesuai jenisnya, saya resmikan kategori baru “anysources”. Anysources perdana ini merupakan nasehat atau petuah buat siapapun. Buat saya menarik dan menggelitik, tentang bagaimana kita memandang sesuatu. Judul di belakang “:” in English saya tambahkan buat penekanan tema. Seharusnya saya menyebut sumber, tapi karena berasal dari forward-an email dan tidak tertulis penulis aslinya, saya tidak bisa menyebutkan sang nara sumber. Mohon maaf buat yang punya postingan asli ini, mohon izin, :) .

“JENDELA”

Pasangan keluarga muda baru saja pindah ke rumah barunya. Pagi berikutnya,saat mereka sarapan, wanita muda pasangan itu melihat tetangganya sedang menjemur cuciannya di rumah sebelah.

“Cuciannya masih belum bersih,” katanya. “Ibu itu kelihatannya tidak bisa mencuci dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih baik.”

Mendengar komentar itu suaminya hanya diam saja.

Setiap pagi pada saat tetangganya menjemur cuciannya, wanita muda itu selalu memberikan komentar yang sama.

Satu bulan kemudian, wanita muda itu terkejut karena melihat semua cucian tetangganya dalam keadaan bersih tergantung di tali jemuran, kemudian berkata pada suaminya, “Lihat! Ibu itu akhirnya belajar bagaimana mencuci dengan baik. Siapa ya yang telah mengajarinya?”

Suaminya berkata, “Hari ini saya bangun pagi-pagi dan membersihkan semua kaca jendela rumah kita.”

21
Oct

Tips Hemat Telepon dan SMS Buat Yang Lagi di Luar Negeri

Rindu pada kampung halaman merupakan hal yang lumrah buat setiap orang yang pergi ke luar daerahnya. Lebih-lebih buat yang perginya ke luar negeri dalam waktu yang lama. Pulang kampung bisa menjadi solusi, tapi buat yang tinggal di daratan Eropa atau Amerika, akan pikir-pikir dua kali bila mengingat ongkos pesawat yang mahal, sementara keuangan terbatas. Alhasil, ditempuh cara-cara alternatif untuk mengobati kerinduan itu, dari buka-buka album foto, kirim surat pos, telepon/sms, atau chat/video chat. Dua yang disebut terakhir boleh dibilang solusi murah dan hemat dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Untuk yang terakhir, chat/video chat, boleh dibilang gratis atau solusi termurah, cuma dua pihak harus sama-sama di komputer. Mengingat zona waktu yang berbeda, kadang hal ini menjadi kurang fleksibel, atau saat salah satu sedang tidak di depan komputer, maka komunikasi web to web menjadi tidak mungkin untuk dilakukan. Untuk pembahasan kali ini, saya tidak akan mengangkat bagaimana komunikasi web to web, tapi bagaimana bertelepon dan sms murah.

Kalau mencermati biaya telepon dan sms di Indonesia, mungkin kita akan menjadi terkaget-kaget bila melihat biaya telepon dan sms di Luar Negeri. Saya mungkin terlalu men-generalisasi, anggap saja ini kasus UK, tempat di mana saya tinggal sekarang. Untuk komunikasi selular lokal, memang tarif tiap operator bervariasi dan cenderung bersistem paket baik untuk prabayar maupun pascabayar, dengan ekstra menit atau ekstra sms tertentu tergantung jumlah topup (istilah untuk isi pulsa/voucher) yang dilakukan, secara rata-rata/flat sms ₤0,10 (=Rp 1.700) dan telpon ₤0,20/menit (=Rp 2.400). Nah bandingkan dengan tarif komunikasi selular lokal di Indonesia, yang lagi ramai-ramainya perang tarif, misal untuk kartu As tarif flat sms Rp 99 dan telepon Rp 20/detik, belum lagi kalo didiskon ke sesama operator atau gratis-gratisan lainnya. Kalau dibilang tarif komunikasi selular Indonesia itu mahal, ya perlu dikaji lagi mau sampai seberapa murah hingga tidak perlu mengorbankan kualitas jaringan. Sedangkan untuk biaya panggilan dan telepon ke luar negeri dalam hal ini dari UK ke Indonesia, untuk komparasi saya tampilkan dua operator UK yaitu O2 dengan program Your Country dan Orange dengan program Camel; keduanya merupakan kartu prabayar atau istilah sininya pay as you go. Untuk O2, dengan minimal topup ₤10, kita bisa dapet 50 menit free talk ke Indonesia, untuk kelebihannya dikenakan tarif ₤0,20/menit ke telepon rumah, ₤0,50/menit ke telepon selular, dan ₤0,10 sms. Untuk Orange, tidak ada ekstra menit, cuma tarif flat ₤0,12/menit ke telepon rumah, ₤0,18/menit ke telepon selular, dan ₤0,15 sms. Dengan alasan kompatibilitas dengan operator selular Indonesia (sms O2 ke 3 tidak delivered) dan kualitas sinyal, serta tarif yang masih OK, saya pakai Orange.  

Alternatif murah lainnya dari Indonesia yang menghubungi ke UK. Untuk sms, trik paling gampang adalah mengaktifkan nomor Indonesia untuk roaming di UK. Jadi keluarga di Indonesia cukup sms ke nomor Indonesia yang kita bawa buat roaming di UK. Tarif yang dikenakan tentu saja tarif lokal sms di Indonesia, sedang kita yang nerima gratis. Membalasnya tentu saja dengan nomor UK ke Indonesia, dan masing-masing pihak mesti tahu ke nomor mana membalasnya, karena kalau salah biaya yang keluar jadi beda. Kalau telepon, jangan pake nomor roaming, karena kita yang terima kena tarif roaming yang luar biasa mahal. Solusi buat telepon, menghubungi tetap ke nomor UK, keluarga di Indonesia bisa pake nomor panggilan VOIP yang tiap operator punya ekstensi yang berbeda. Misal: Telkom/Telkomsel dengan awalan 01017, Indosat dengan awalan 01016, dan 3 dengan awalan 01089. Untuk skema tarif perlu dicek ke operator masing-masing, yang jelas lebih murah dari SLI 001/007. Untuk 3 dengan 01089-nya, telpon ke nomor rumah di UK Rp 299/menit dan nomor selular Rp 2.000/menit. Atau Indosat dengan 01016-nya, Rp 100/6 detik. Tarif terkini perlu dicek ulang, cuma operator kadang tidak transparan menyajikan tabel tarif VOIP, kecuali ketika promo.

Yang disebut tadi adalah solusi murah berbasis mobile to mobile, artinya baik kita di UK maupun keluarga di Indonesia sama-sama pake hape untuk komunikasi. Dengan tarif khusus yang ada itu sudah solusi yang lumayan murah dan boleh dibilang flexibel karena sama-sama berbasis hape yang selalu dibawa, kecuali masalah zona waktu yang mesti lihat-lihat jam. Solusi lanjutan yang lebih murah atau super murah adalah berbasis parsial mobile atau parsial web. Nah, untuk moda ini kita yang di UK menggunakan internet, sedang yang di Indonesia tetap dengan telepon rumah atau hapenya. Banyak penyedia layanan sms dan telepon di Internet yang menawarkan harga super murah, dari yang punya nama seperti Skype, Yahoo! Voice, atau yang baru saya dengar Voicebuster dan Fishtext. Kenapa murah? Itu karena mereka menggunakan basis VOIP. Karena VOIP, kualitas suara boleh jadi tidak sebening yang kita harapkan, kadang-kadang cenderung tidak jelas malah. Tapi secara umum masih tolerable, hanya perlu membesarkan volume, :) . Kelemahan lainnya, nomor yang tampil adalah nomor sembarang, jadi ga bisa ngeluarin nomor asli kita. Setelah membandingkan mana yang paling murah, untuk telepon saya pilih Yahoo! Voice via Yahoo Messenger!, untuk panggilan ke Indonesia, nomor rumah DKI (021) $0,039/menit, nomor rumah luar DKI Rp $0,09/menit, dan nomor selular $0,152/menit. Sedang untuk sms, agak kritikal karena terkait isu kompatibilitas suksesnya pengiriman. Ada beberapa yang disebut gratis, tapi tidak terjamin sampai atau memang tidak sampai. Setelah membandingkan dan mencoba, yang termurah dan OK, saya menggunakan Fishtext (via fishtext.com), cuma ₤0,0133 ke semua selular Indonesia, kecuali Mobile-8 kena ₤0,02. Untuk kompatibilitas OK, dan kita bisa menjajal terlebih dahulu sebelum membeli topup dengan ekstra kredit ₤0,3. Dan nomor yang tampil di hape lawan adalah nomor asli kita yang diregister. Jadi keluarga di Indonesia bisa tahu sms dari siapa. Kita bisa meregister nomor UK atau nomor Indonesia. Untuk kepraktisan lebih baik nomor Indonesia yang kita bawa roaming, jadi keluarga di Indonesia bisa langsung mereply tanpa mencari nomor di phonebook.

Ada tips satu lagi untuk sms buat kita yang di UK, terutama yang membawa nomor roaming Indonesia. Seperti lazimnya, operator di Indonesia menyediakan akses web sms, artinya dengan mengaktifkan akun kita di Internet kita bisa mendapatkan fasilitas gratis kirim sms antara 10 s.d. 20 sms tergantung operator. Lumayan, meskipun nomor yang dituju hanya sesama operator.

Ya itu saja yang bisa saya sampaikan, mungkin ada yang menemukan trik lebih murah dan handal, mari berbagi! 

18
Oct

Tour De Stadium: Old Trafford Can Sell

Minggu lalu, Sabtu (11/10) lalu tepatnya, :) saya berkesempatan mengunjungi stadion Old Trafford, stadion kebanggaan yang menjadi homebase bagi klub sepakbola Inggris ternama Manchester United. Sebelumnya saya juga tidak tahu kalau nama stadionnya Old Trafford, lebih kenal dengan nama besar Manchester United. Kunjungan ini sebenarnya tidak direncanakan sebelumnya, karena sewaktu pergi ke Manchester untuk registrasi kedatangan dengan KBRI, memang ingin jalan-jalan cuma belum tahu mau ke mana. Selepas registrasi memang ada acara dari PPI GM (Perhimpunan Pelajar Indonesia Great Manchester, kenapa bukan Mahasiswa ya judulnya?), tapi karena Lancaster tidak tercatat sebagai region GM, meskipun tidak apa-apa juga buat ikutan, ya tetap milih untuk jalan-jalan. Kebetulan kenal sama teman-teman baru dari Leeds Uni, dan mereka sudah punya rencana, ya ke Old Trafford itu. “Old Trafford, apaan tu?”. “Stadion, stadionnya MU”. “O, boleh ikut?”. Kalau bisa sih lebih suka ke pusat perbelanjaan atau mall-nya, mau berburu barang elektronik. Karena tidak ada barengannya, Old Trafford oke lah, yah kapan lagi main ke kandang MU. Tadi baru tahu, just got info, kalau di dekatnya tu ada mall tergedenya Manchester, namanya Trafford Center, next time mudah-mudahan. Dari tempat acara, Manchester University, ke stadion cukup dengan satu kali perjalanan bus. Harga tiketnya lebih mahal dari Lancaster. One way, bayar 2,6 pound, kalau di Lancaster 2 pound udah return. Sebenarnya kita minta tiket bayrider, tiket bebas pakai satu hari penuh, harga 3 sekian pound, cuma ada miskomunikasi sama driver dan dikasihnya tiket one way. Anehnya waktu naik lagi untuk perjalanan pulang, dengan bus yang sama juga, cuma 2,2 pound.

Dari sisi bangunan emang keren ni stadion, terbilang megah. Nah, tadinya sih mikir ibaratnya maen ke Senayan, cuma keliling-keliling luarnya aja. Ternyata ni stadion, tepatnya manajemen stadion, pandai menjual nama besar Manchester United. Jadi, mereka punya semacam museum di dalam stadion, yang memajang segala pernak pernik klub, dari kostum, piala, sampai guntingan berita perjalanan klub. Lumayan apik tertata, cuma pengunjung mungkin ga akan fokus sama tulisan-tulisan detail, karena lebih suka foto-foto dengan latar belakang beragam aksesoris per-MU-an itu. Nilai lebihnya lagi, Old Trafford menawarkan paket museum plus tour. Tour di sini artinya dibawa-bawa keliling-keliling stadion, dari ruangan dalam, luar, hingga lapangan. Nah untuk masuk ke museum plus tour, tidak gratis. Harga paketnya, untuk student sekitar 8 pound dan umum 12 pound. Kalo cuma museumnya aja, student 6,75 pound dan umum 8,5 pound. Karena kita-kita student, pake harga student donk. Meskipun cape dibawa keliling-keliling sampe satu jam an, peserta tour boleh dibilang puas, baca: puas foto-foto, dan dapet sekelumit info. Info? Yah, tour ini ada pemandunya. Na si pemandu menceritakan setiap bagian, apa fungsi dan apa cerita dibaliknya (bila ada). Yang berkesan mungkin, selain lapangan tentunya, adalah ruang ganti pemain. Lumayan ciamik lah, dan disitu ada papan strategi dan TV LCD, jadi kebayang gimana di tempat itu pemain istirahat, ganti kostum, merhatiin strategi yang mo diambil. Na, disekeliling ruangan tergantung kostum-kostum pemain. Yang jadi sasaran paling laris buat background foto, kostum Rooney dan Ronaldo. Nah pas mau masuk lapangan juga unik, peserta tour diminta membuat dua baris, disetel musik dan suara pengumuman stadion, seolah-olah menyambut pemain yang akan masuk ke lapangan. Kerasa deh atmosfer seolah jadi pemain, padahal turis.

Kalo dari sisi besar bangunan dan area, kayaknya sih masih besaran stadion utama Senayan. Cuma kalo dari sisi fasilitas dan bagaimana mengelola stadion yang bisa mendatangkan sumber pendapatan, patut dicontoh gaya MU ini. Cuma Senayan kan bukan monopoli klub tertentu ya? Tetep bisa dibuat sih kalau mau, sebagai hall of fame tim Indonesia, plus klub-klub di Indonesia. Selain atraksi museum dan tour, juga ada cafe dan megastore, jadi yang lapar dan mau belanja pernak-pernik MU boleh lah mampir. Tergolong ok lah harga aksesoris per-MU-an di megastore-nya, ada yang masih bisa dibilang murah, dan ada juga yang bisa dibilang mahal. Are you MU Fans, come on in..

16
Oct

Dan Kita Pun Tertawa Setelahnya

“Dan Kita Pun Tertawa Setelahnya”

Membaca perdebatan di milis malam ini
kening pun mengkerut
satu saja yang menyulut api
mengatakan ini begini itu begitu, tidak ini mestinya itu
sontak yang lain tersentak, setidaknya tergelitik
yang memulai tidak merasa membuat masalah
tapi yang membaca bisa merasa kalau ada yang coba menempelkan cap di sini
hingga perlu meluruskan, setidaknya memberi info tambahan, perspektif yang lebih luas
tidak ada yang salah dengan pendapat
boleh begini boleh begitu
tapi kalau sudah menyangkut nilai seseorang atau kelompok orang
hei, jangan main-main dengan cap, meski tidak merasa membuat cap alih-alih pendapat
boleh saja bicara, tapi coba kedepankan empati
coba tahukan apa yang ada di orang lain, sebenarnya (dan cara pandangnya)
kebenaran pribadi boleh dipegang, tapi jangan merasa benar atas orang lain
dan bila emosi masih dibawa, lupakan perdebatan bila tidak siap untuk berbeda

Dan hati pun terhenyak
peristiwa beberapa hari lalu
dia yang lemparkan kata-kata
tidak merasa memberi cap, kata orang katanya, dan kata orang pasti benar
memang ada yang benar, tapi tidak sepenuhnya benar
dan tentu saja ada yang tidak benar sama sekali
sesuatu yang kita lihat belum tentu seperti apa yang terlihat,
apalagi bila melihat dengan kacamata orang lain
kita seharusnya bisa bedakan pendapat dengan menilai pribadi orang
soal pendapat boleh saja kita coba lihat dari cara pandang lawan
tapi menilai pribadi seseorang, sudah semestinya bisa melihat dari cara pandang yang dinilai
itu baru empati, bukan emosi tanpa batas (bila memang bermaksud mencari penjelasan)

Ah, akhirnya kita pun tertawa setelahnya
emosi, satu hal yang mestinya tidak keluar
satu hal yang mestinya aku tak terbawa
mungkin dia kehilangan satu perhatian, sesuatu yang mestinya aku sadari
sama sekali tiada bermaksud, meski dengan alasan dia yang memulai
kenapa juga harus serius, perjalanan waktu selalu mengajarkan
bila hidup bisa dibuat indah dengan canda dan tawa
memaafkan, kata yang tak perlu terucap
karena hati selalu bisa memaklumi
meski butuh waktu, pengendapan dan bercermin
segala sesuatu pasti ada alasannya, meski kita tidak selalu bisa tahu
tiada yang lebih penting dari arti kehadiran
aku, dia, dan dunia

© mc / lancs, 16 okt 08 jelangtengahmalam bukanpuisi
more on
emshi.8m.com

13
Oct

Cinta Itu Satu

“Cinta Itu Satu”

Dia bilang cinta itu satu
aku bilang cinta itu memang satu
satu waktu, kini, memang hanya satu
yang pernah hadir hanyalah lalu
terhapus, hanya kenangan, atau tersimpan dalam beku

Cinta itu ada bukan hanya karena merasa
ia butuh tempat, ia butuh janji
hingga merasa nyaman dan tetapkan dirinya
bila satu itu ada, tak secelah pun ruang untuk lainnya
bukanlah sekedar janji, tapi hati yang saling menjaga

Kadang cinta tak dapatkan tempat itu,
tak dapatkan janji itu
satu, dua, tiga kali ia bisa bertahan
Lebih dari itu tak ada yang dapat mencegah
bila cinta mulai mendera
apalagi bila di sana bersama dengan lainnya
karena ia butuh hidup, butuh siraman
bukan maksud cinta tuk berpaling
bukan cinta tak sungguh, bukan cinta tak nyata
ia hanya ingin bersandar
pada tempat yang bisa menerimanya
mencoba mencari atau bukakan pintu bagi yang datang
satu yang dituju
satu untuk bahagia
satu untuk selamanya

Tak mudah memang,
karena cinta bukan sekedar suka,
dan bukan sekedar sayang
yang hadir di antara, bukanlah cinta
hanya warna kehidupan
yang bisa datang bisa pergi
tanpa bermaksud untuk atau bermain dengan rasa
hanya rasa yang memang tak datang,
atau tak kunjung datang

Di luar itu,
sama sekali bukan suka, bukan sayang,
dan bukan pula cinta
hanya pertemanan, kadang menjadi sahabat
pertalian yang dapat hadir
di manapun, kapanpun

Seperti halnya suka, sayang,
yang tak menjadi cinta
kadang membuat dunia menjadi jauh,
mungkin butuh waktu
lebih indah, jalan dalam teman, dalam sahabat
tulus menghargai, dan coba berempati

Kini pun yang ada masih dia
meski (mulai) tersimpan dalam beku
ia bisa mencair (kapanpun itu),
bila waktu masih ada dan berikan jalannya 

© mc / lancs, 14 okt 08 dini hari weshouldntbelikethis
more on
emshi.8m.com 

11
Oct

Badai Pasti Berlalu

“Kira-kira mereka tu berantem kenapa ya?”. “Kok kamu di sini?”. “Tempat ini kan bukan punya kamu, jadi siapa pun boleh kan ke sini. Jadi kira-kira mereka berantem kenapa donk?”. “Beberapa menit yang lalu si perempuan ngedapetin bahwa dirinya dipermainin sama si lelaki”. “Kamu tahu dari mana?”. “Mungkin aja si perempuan yang salah, dan sekarang dia nangis-nangis karena nyesel”. “Beberapa menit lagi mereka juga akan saling memaafkan, kalau mereka saling mencintai”. “Dan harusnya mereka ngga usah nunggu bertahun-tahun ya? Saya juga ga mau nunda lagi, sedetik pun”. “Untuk?”. “Melamar kamu”. Itulah cuplikan script di bagian akhir Film Badai Pasti Berlalu, antara tokoh utama Siska dan Leo, yang masing-masing diperankan oleh Raihaanun dan Vino G Bastian. Film garapan Teddy Soeriaatmadja ini bukan film baru, keluaran tahun 2007. Karena belum pernah menonton langsung, saya memutarnya di media digital. Tergolong film terpuji, bila tidak ingin menggunakan istilah bagus, makanya saya angkat dalam referensi kali ini. Badai Pasti Berlalu, semua pasti ingat kalau yang pernah mendengar, bahwa ini merupakan judul lagu yang dipopulerkan oleh Chrisye. Senada dengan judul fim, lagu tersebut dijadikan soundtrack utama film ini, hanya saja kali ini dibawakan oleh Ari Lasso.

Film ini bercerita tentang kehidupan tentang cinta, lebih spesifik tentang pengkhianatan cinta, sakit hati, dan waktu yang berharga yang bisa sadarkan bahwa cinta yang ada saat ini tidak seharusnya disia-siakan, hingga tak perlu sesal dan terperangkap dalam cinta yang tak nyata. Karena itu lah film ini punya cerita (it has a story), hal penting yang bikin film punya makna atau tidak. Diawali dengan sakit hati, karena pengkhianatan yang dialami oleh tokoh utama wanita, yang membuat dirinya menjadi antipati dan lebih suka menyendiri. Hingga akhirnya datang si tokoh utama pria, yang untuk bisa masuk ke kehidupan si wanita, itu pun harus berpura-pura bahwa dirinya juga sedang sakit hati, dengan bantuan kakak si wanita. Akhirnya si wanita pun terbawa dalam rasa kepada si pria. Namun karena mendengar bahwa dibalik semua itu, dirinya menjadi bahan permainan si pria dengan teman-temannya, dia menjadi tambah sakit hati dan pergi. Si pria sebenarnya tidak bermaksud demikian, karena permainan yang dimaksud dengan teman-temannya itu tidaklah serius, yang serius bahwa ia benar-benar mencintai si wanita, hingga ingin menikahinya. Namun penjelasan dan niatnya tidak didengar oleh si wanita. Waktu pun berlalu, hingga si wanita bertemu pria lain, dan kembali jatuh hati. Namun ia jatuh pada pria yang salah, karena mempunyai niat yang tidak baik. Namun terlambat, ia terlanjur terjebak dalam permainan si pria lain tersebut, dan terpaksa menikahinya. Kehidupan yang dialaminya tidaklah bahagia, harus memendam rasa sakit hati. Hingga akhirnya, mereka pun bercerai. Jalan kehidupan kembali pertemukan si tokoh utama pria dan tokoh utama wanita. Mereka akhirnya bisa bersama, meski mungkin seharusnya tidak perlu menunggu hingga sekian lama, dan mengalami rasa sesal yang sedemikian. Kalau mendengar skenario cerita mungkin terdengar klise. Saya sempet pesimis ketika awal memutar film ini, namun begitu masuk semuanya mengalir dan rasa yang ada menjadi hidup, tak terasa terus mengikuti hingga akhir.

Untuk akting tokoh-tokoh dalam film ini, pemeran utama tergolong cukup baik. Untuk pemeran pembantu, ada beberapa pemain pendukung, yang secara pencitraan kurang begitu bagus, dalam pengertian asosiasi dengan komedi, tapi masih dapat ditoleransi. Yang hebat mungkin kehadiran aktor senior Slamet Rahardjo sebagai pemeran pembantu, yang aktingnya tidak diragukan lagi. Alur cerita, boleh dibilang baik, hampir tidak ada diskontinuitas. Penting, agar penonton tidak sampai merasa bosan, dan dapat terus menikmati cerita hingga akhir. Pengambilan gambar juga tergolong bagus, beberapa bisa dikategorikan artistik, dan dengan sudut pandang yang tepat. Secara keseluruhan, film ini boleh mendapatkan skor 4 dari 5.

09
Oct

Huh.. (2)

“Huh.. (2)”

Jangan pernah bilang cinta, atau seakan cinta
jangan pernah bilang hatimu ada, atau seakan ada
jangan pernah bilang kau merasa, atau seakan merasa

Bila cintamu tidak di sini
bila hatimu masih di sana
bila rasamu belumlah selesai

Cinta bukan berpaling, dia ada dan tinggal

Sekali saja tertahankan
berikutnya kau lukai
sesudah itu mati

Huh!

© mc / lancs, 08 okt 08 draftuntouch
more on
emshi.8m.com

05
Oct

Wish It Be Real

“Wish It Be Real”

To feel that I can be there for you
is like a lovely recorded music played
so delighted

More than moreover
having you to be with, besides me
is like an orchestra play brings all the enjoyments into live

Somehow I feel that it may just a dream
only you, once decide, make it become real
share the happiness together, for the two of us

© mc / lancs, 05 okt 08 idoloveyouandwantyoutobemy 2:de-I
more on emshi.8m.com




Mirror Blog

 

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  


My BlogCatalog BlogRank

eMShi Blog at Blogged

Site Meter

Add to Technorati Favorites

Delicious Bookmark this on Delicious

Bookmark, Share and Post to Profile
on your facebook, myspace, etc

AddThis Feed Button
on your RSS feed readers

http://emshi.blog.friendster.com