30
Aug
08

Pacar Ketinggalan Kereta

“Pacar Ketinggalan Kereta“

Tepat 19.00, Kebon Sirih, selesai juga ni acara. Sebenarnya belum, tapi pamit duluan, mo ngejar kereta express terakhir jalur Tanah Abang Bogor yang berhenti di Depok Baru, jadwal 19.20 dari Tanah Abang. Rencana naik dari Dukuh Atas. Masalah, ni jalan satu arah. Naik bus kudu mutar, n dua kali ganti, lama. Yah, jalan kaki saja. 19.10 akhirnya sampai di Thamrin. Masi ada waktu buat ke stasiun. Ah, lewat juga 640, dulu si 604.

19.13, 50m jelang bundaran HI. Perlahan kendaraan-kendaraan di depan melambat dan terhenti. Tak bergerak, entah apa yang menahan. Lama dan lama, owh puyeng kepala makin ga nahan. 19.20 masih tidak bergerak. Tanda bakal kelewatan kereta. 19.25 masih tak bergerak. Mesti sudah lewat tu kereta. Panas, keringat, lelah tak tertahan. 19.32 perlahan kendaraan-kendaraan mulai bergerak kembali. Bimbang mau turun di mana, di stasiun? tipis kalo kereta belum lewat. Terus sampai Pasar Minggu? macet di depan mata. Peluh makin tak terbendung. 19.35, orang-orang meloncat turun berlari ke stasiun. Bagai tertarik magnet, akhirnya turun di stasiun. Timbang-timbang bisa naik busway sebagai alternatif. Berlari ke loket, orang yang tak terangkut malah sedang menukar kembali tiket expressnya. Bertanya pada petugas loket, masi ada ekonomi AC pak? Tidak ada, tinggal ekonomi biasa. Oh tidak, dengan kondisi pusing kayak gini! Kondisi biasa saja, bakal tidak nahan dengan super himpitnya kereta ekonomi.

Berjalan keluar stasiun, langkahkan kaki di trotoar ke halte busway Dukuh Atas. Tampak kosong, namun setelah melewati loket, antrian terpampang luas. Ambil antrian jurusan Ragunan. Waduh, ga nahan, lama sekali. Peluh makin bercucuran, panas, penat seperti tak tertahankan. Akhirnya masuk juga ke bus. Semilir AC, nikmati dalam-dalam, coba hilangkan panas dan peluh yang telah membasahi. Akhirnya adem terasa, meski tak bisa hilangkan pening di kepala. Turun sebelum Ragunan, sambung S75, lanjut M03, dijemput motor. Denyut di kepala tak tertahan sepanjang jalan.

21.25 akhirnya tiba di rumah. Bersih-bersih, makan minum kecil. Ga tau ya, kenapa bisa sakit kepala kayak gini, dibawa tidur mestinya hilang. Kategori berat, akhirnya minum paramex. 21.50 rebahkan diri di tempat tidur. Ketik-ketik hape sebentar, biarpun da ga tertahankan kantuk, lalu larut bersama malam.

Lalu di mana Pacar? Itu judul di atas di hapus saja kata depannya, :o.

© mc / akap, 29 agu 08 thestoryseries
more on
emshi.8m.com




0 Responses to “Pacar Ketinggalan Kereta”


  1. No Comments

Leave a Reply

You must login to post a comment.




Mirror Blog

 

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031


My BlogCatalog BlogRank

eMShi Blog at Blogged

Site Meter

Add to Technorati Favorites

Delicious Bookmark this on Delicious

Bookmark, Share and Post to Profile
on your facebook, myspace, etc

AddThis Feed Button
on your RSS feed readers

http://emshi.blog.friendster.com