Sebuah acara yang mengingatkan kita akan orang-orang di sekitar kita yang sepintas nampak kurang beruntung, namun kebahagiaan ada pada mereka, dan menyitir kita untuk bisa bersyukur atas apa yang kita miliki saat ini. Tayang setiap hari minggu pk. 18.00 WIB, sudah lama menjadi mata acara di TransTV. Konsep acara menghadirkan orang-orang kota entah pekerja kantoran atau mahasiswi, untuk berasimilasi atau tinggal bersama mengikuti jejak kehidupan dari orang-orang sederhana, entah tukang, penjual makanan, pemetik teh, atau lainnya. Reality show yang natural karena mengikuti kehidupan sehari-hari dari orang yang diikuti, non exploitated, dan cenderung menyentuh serta menggugah perasaan.
Salah satu teman pernah menjadi peserta acara ini, sayangnya saya sedang dalam perjalanan, sehingga tidak bisa mengikuti kisah hidup apa yang dia ikuti,
Sebagai contoh, kisah pada episode 27 Juli ini, menghadirkan seorang mahasiswi yang mengikuti jejak langkah kehidupan kakek nenek penjual jamu keliling. Tinggal bersama dalam rumah yang sangat sederhana, peralatan memasak yang hanya menggunakan kayu bakar, berkeliling jualan jamu menggunakan sepeda. Meskipun pendapatan tidak seberapa, tetap bisa memberikan jamu tanpa meminta bayaran, pada satu dua pelanggan yang memang tidak ada uang. Dari kisah ini saja sudah dapat terbayang, bagaimana kebahagiaan dan keikhlasan untuk memberi itu ada, bukan keterbatasan tapi sebuah kemauan.
Kalau mau dikategorikan sebagai tayangan terpuji, acara ini boleh menempati posisi itu. Bila berminat menjadi peserta dapat mendaftarkan diri ke jikaakumenjadi@transtv.co.id




gimana siy,,kalo mo daftar jadi peserta acara jika aku menjadi..????????