29
Dec
07

Apakah Cinta Yang Membahagiakanmu, Belumlah Terlambat Untuk Mengerti

Padi_tak_hanya_diam_1"Ada sebagian orang yang kurang beruntung, karena sama sekali tak merasakan tulusnya cinta. Belajar dari sejarah, cinta tak pernah mengenal kata terlambat," itulah petikan prolog lagu "Belum Terlambat" dalam sampul album terbaru Padi "Tak Hanya Diam". Setelah lama vakum, akhirnya Padi muncul kembali dengan nuansa baru. Baik dentuman alat musik maupun kekuatan vokal seluruhnya terasa menonjol, dengan nuansa yang lebih garang atau tepatnya "cerah" seperti halnya cover album yang berwarna merah. Debut single pertamanya, "Sang Penghibur" minggu ini menempati posisi ke-2 di tangga lagu MTV Ampuh. "Berlari dan terus berlari, itulah dinamika kehidupan di kota besar. Kapan terakhir kita berhenti sejenak, meresapi apa yang sudah di dapat, dan benar-benar menghibur diri," menjadi prolog dari lagu sang penghibur. Kesepuluh lagu yang ada di album ini, selalu disertai prolog dalam sampul albumnya. Seperti single debut pertamanya, Padi memang ingin menampilkan nuansa keceriaan bagi para pendengarnya, penyemangat, layaknya "Sang Penghibur". Well, good job Padi!

"Belum Terlambat"

Belumlah terlambat untuk mengerti
dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku

Di pangkuan hati titian hidupku
tak pernah ku tau ada sesuatu
di dalam jiwamu membahagiakan dirimu
betapa kusungguh tak menyadari itu

Apakah cinta yang membahagiakanmu
sesuatu yang ingin kumiliki

* Belumlah terlambat untuk mengerti
  dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
  selama hidup sepanjang usiaku
  tak sekalipun pernah ku menyentuh wujudnya

Membayangkan itu aku pun mulai mencoba
mengerti sedikit tentang perasaan itu
pernah terkaburkan oleh pilu kepedihan
mungkin aku salah dalam mengartikan itu semua

*)

"Sang Penghibur"

Setiap perkataan yang menjatuhkan
tak lagi kudengar dengan sungguh
juga tutur kata yang mencela
tak lagi kucerna dalam jiwa

Aku bukan seorang yang mengerti
tentang kelihaian membaca hati
aku cuma pemimpi kecil yang berangan
tuk merubah nasibnya

* Oh bukankah ku pernah melihat bintang
  senyum menghiasi sang malam
  yang berkilau bagai permata
  menghibur yang lelah jiwanya

Kugerakkan langkah kaki
di mana cinta akan bertumbuh
kulayangkan jauh mata memandang
tuk melanjutkan mimpi yang terputus

Masih kucoba mengejar rinduku
meski peluh membasahi tanah
letih penat tak menghalangiku
tuk temukan bahagia

*)

Bukankah hidup ada perhentian
tak harus kencang terus berlari
kuhelakan nafas panjang
tuk siap berlari kembali

(Bagai bintang yang bersinar
menghibur yang lelah jiwanya
bagai bintang yang berpijar
menghibur yang sedih hatinya)




0 Responses to “Apakah Cinta Yang Membahagiakanmu, Belumlah Terlambat Untuk Mengerti”


  1. No Comments

Leave a Reply

You must login to post a comment.




Mirror Blog

 

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  


My BlogCatalog BlogRank

eMShi Blog at Blogged

Site Meter

Add to Technorati Favorites

Delicious Bookmark this on Delicious

Bookmark, Share and Post to Profile
on your facebook, myspace, etc

AddThis Feed Button
on your RSS feed readers

http://emshi.blog.friendster.com