Cappucino, sebuah kopi dengan rasa blended vs black coffee, sebuah kopi dengan rasa asli tanpa campuran apa pun, jadi pembuka adegan di film Cintapuccino. Film yang sedang tayang di 21 ini dibintangi oleh Sissy P., Aditya, Miller, & Nadhia S. Film dengan judul yang menarik plus asosiasi poster film yang semakin menguatkan kesan yang ada pada ceritanya, hubungan antara cinta dan kopi. Film ini bercerita tentang seorang gadis yang telah berencana untuk menikah dengan seorang pria. Bagi si gadis ini pria ini sudah menjadi harapannya yang kelak dapat membahagiakannya, meskipun mereka punya selera yang berbeda soal kopi. Namun, justru pada saat itulah datang seorang pria dari masa lalu si perempuan, menyatakan cintanya. Si perempuan menjadi bimbang bukan kepalang, karena pria yang datang dari masa lalunya itu adalah pria impiannya yang begitu ia angankan untuk bersama, bahkan hingga sekarang. Akhir konflik berujung pada suatu pilihan si perempuan akhirnya memilih untuk bersama dengan si pria impian, yang ternyata juga punya selera yang sama soal kopi, sama-sama suka cappucino, satu rasa dalam beribu rasa.
Kalau soal tema cerita, sederhana dan menarik, namun bisa menimbulkan perdebatan, apa iya komitmen yang sudah dibuat segampang itu hilang. Namun tidak salah juga, kalo impian dijadikan kenyataan. Penilaian tergantung dari sisi mana kita memandang.
Alur cerita di awal film datar-datar saja, apalagi adegan bangun tidur not so naturally good. Baru di tengah-tengah hingga akhir, alur cerita menjadi menarik dan mulai melibatkan emosi penonton. Overally, not bad lah. Satu yang agak menggelitik, sepanjang film nda kerasa adanya nuansa kalo ini filmnya Rudi Sudjarwo, very different with his usual movie style. Rate it 3 out of 5.




0 Responses to “Cintapuccino, One Taste in Thousand Tastes”
Leave a Reply
You must login to post a comment.