Baru-baru ini ramai menjadi bahan pembicaraan dan juga ulasan di media cetak dan televisi kehadiran spesies kendaraan baru keluaran Nissan yaitu Grand Livina. Mengusung dua pilihan mesin yaitu 1500cc dan 1800cc, kehadiran Grand Livina memang fenomenal, dari sisi desain terutama interior, harga, dan konsumsi BBM. Dua yang disebut terakhir memang menjadi pertimbangan utama konsumen saat ini, terlebih pasca kenaikan harga BBM. Jenis mobil keluarga berpenumpang 7 orang memang merupakan pasar yang relatif besar di Indonesia, dan jenis-jenis kendaraan ini biasanya akan laku keras di pasaran, bila didukung dengan fitur dan harga yang bersesuaian, contohnya: Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Untuk kelas di atas Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, a.l. ada Honda Stream dan Toyota Kijang Innova. Namun penjualaannya tidak sehebat Avanza dan Xenia. Stream relatif lebih irit BBM ketimbang Innova, namun harga relatif tinggi, sedangkan Innova banyak orang cenderung menjadi enggan karena konsumsi BBM relatif lebih boros dari generasi Kijang sebelumnya. Well, kehadiran Grand Livina seakan mendobrak kebekuan di segmen ini, atau tepatnya memberi pilihan segmen antara, karena kelas cc yang berbeda. Pilihan mesin 1500cc dapat memukul segmen Avanza 1500cc, sedangkan mesin 1800cc dapat menumbangkan segmen Innova. Terlepas dari keunggulan Grand Livina pada tiga faktor utama, karakter konsumen Indonesia yang fanatik merek boleh jadi tidak membuat angka penjualan Grand Livina menjadi fantastis, namun bila konsumen dapat diyakinkan akan keunggulannya dan dapat diberikan kepuasan jaringan servis yang memadai, kenapa tidak pilih Grand Livina? Let c 3 years form now, better buy the second generation maybe, just like when the second generation of Avanza and Xenia arrive in VVT-i with siginificant improvement.




0 Responses to “Nissan Grand Livina, an Innova Killer!”
Leave a Reply
You must login to post a comment.