08
Feb
07

Dialektika Cinta, Aku dan Kamu — Segmen III

III.

‘Tika tiba saat itu, akhirnya aku pun akhirnya benar-benar jauh menyebrangi angkasa. Setitik pun tidak ada suatu kesan yang aku tinggalkan padamu, karena memang aku tidak sempat dan tidak bisa menyampaikannya padamu, dengan menyadari keberadaan diriku. Entah karena apa, aku masih tak bisa melepaskan bayang dirimu dariku, walaupun disisi lain terdengar ketukan," semua itu tak mungkin dan tak mungkin bisa." Hingga akhirnya aku layangkan sebuah surat pada dirimu, sekedar pengetuk pintu hati dan pelempar tanya, yang kuharapkan dapat dimengerti oleh dirimu, dengan membukakan sebuah jalan atau menutupnya sama sekali.

————————————————————————–
"Kembang Jatuh"

dalam dekapan
kudambakan seorang kasih
dalam impian
kuangankan seorang bidadari
dirimu sang kasih
mempesona wangi semerbak
bidadariku tercinta
melayang di antara awan
tak jua dirimu tergapai
akankah dirimu
kembang yang tak terpegang
dan lepas jatuh dari tangkapan

-/–@

‘Dpk, 04 Nov 2K
————————————————————————–

Mungkin pesanku itu terlalu simbolis atau memang dirimu benar-benar tidak ingin membukakan pintu, hingga dirimu enggan memberikan sebuah jawaban atau setidaknya sebuah tanda, hingga aku pun menjadi bertanya-tanya dan sedikit kesal, mungkin.

————————————————————————–
"Ku Hanya Ingin Sebuah Jawaban"

goresan pena menoreh lembar kosong
mencurahkan sejuta rasa
tergenggam asa akan jalinan masa depan
kusampaikan pada hati yang terpendam
rentangan masa bergulir melintasi waktu
tak kunjung sua kabar menghampiri
kegamangan hati menghampakan diri
aku di sini hanya menunggu sebuah jawaban
yang memang tidak lebih dari sekedar jawaban
cukup sudah bagiku menjadi penawar
meski hanya lembaran kosong tanpa isi

Btm, 07 Feb 2K1
————————————————————————–

Pesan itu telah sampai kepadamu, pesan yang tinggal pesan tanpa sebuah jawab dari dirimu, ditambah lagi keenggananku untuk menanyakannya padamu, hingga semuanya berlalu. Sekedar tegur ataupun sapa kusampaikan padamu melalui sambungan telepon, sebagaimana yang biasa aku lakukan pada seorang teman, terutama di saat-saat aku butuh bicara, bertanya kabar atau menitipkan salam.

————————————————————————–
"Bukan Salam Semata"

bila kutitipkan sebuah kata
yang lebih dari sekedar seuntai makna
terlukiskan dalam sebuah rangkaian sederhana
adalah pesan yang membawa arti
salam bagimu
adalah penyambung rasa
antara dua hati dalam rentangan ruang dan waktu

‘Btm, 14 Mar 2R1
————————————————————————–

all parts n each © mc / btm, 23 agu 01 resumed
more on
emshi.8m.com




0 Responses to “Dialektika Cinta, Aku dan Kamu — Segmen III”


  1. No Comments

Leave a Reply

You must login to post a comment.




Mirror Blog

 

February 2007
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  


My BlogCatalog BlogRank

eMShi Blog at Blogged

Site Meter

Add to Technorati Favorites

Delicious Bookmark this on Delicious

Bookmark, Share and Post to Profile
on your facebook, myspace, etc

AddThis Feed Button
on your RSS feed readers

http://emshi.blog.friendster.com